Senin, 30 September 2013

Penyebab Sakit Kepala Vertigo

Pernahkan anda merasa pusing, berkeringat dingin, kemudain dunia terasa berputar disertai rasa mual, bahkan muntah. Jika hal itu terjadi kemungkinan besar anda mengalami Vertigo.



Sesuai dengan akar katanya dari baha Yunani, Vetera yang berarti berputar “Vertigo” mengacu pada adanya sensasi gerakan atau perasaan seseorang bahwa tubuhnya bergerak terhadap lingkungannya atau lingkunagn bergerak terhadap dirinya. Rasa itu bisa dalam bentuk berputar, bergoyang atau melayang. 

Keluhan vertigo menduduki peringkat ketiga dalam praktik dokter umum. Bahkan, paa orang yang berusia sekitar 75 tahun, keluhan vertigo bisa mencapai 50%. 

Vertigo bukan suatu penyakit melainakan gejala penyakit. Penyebab vertigo bisa bermacam-macam. Yang dimaksud dengan vertigo adalah perasaan berputar atau bergoyang sebagai akibat terganggunya keseimbangan. 

Menurut Penelitian Vertigo bukan suatu penyakit melainkan gejala penyakit yang penyebabnya sangat bervariasi.
Fungsi keseimbangan tubuh terdiri dari tiga sistem yaitu sistem vestibular, sistem visual, dan sistem somatosensorik atau proprioseptik. Vertigo muncul jika ada gangguan pada salah satu atau lebih dari tiga sistem keseimbangan itu. 

Vertigo terbagi menjadi beberapa jenis. Menurut situs Neurologycgannel, sistem vestibular bertanggung jawab untuk mengintegrasikan rangsangan terhadap indra dengan pergerakan tubuh serta menjaga agar suatu obyek berada dalam fokus penglihatan saat tubuh akan bergerak. 

Saat kepala bergerak informasi akan disampaikan ke labirin, suatu organ di telinga bagian dalam berupa tiga saluran yang berbentuk setengah lingkaran uang dikelilingi cairan. Labirin lantas menyalurkan informasi gerakan ke saraf vestibular atau nervus VII yang kemudian akan membawa informasi ke batang otak, dan akan dilanjutkan sampai ke serebelum (bagian otak yang mengontrol koordinasi, keseimbangan, pergerakan, tekanan darah dan kesadaran). 

Jika ada gangguan pada sistem biasa disebut dengan Vertigo vestibular, dunia akan terasa seperti berputar. Serangan vertigo jenis ini pada umumnya terjadi secara mendadak dan bersifat datang-pergi atau episodik, disertai rasa mual, muntah, kadnag-kadnag ada denging di telinga. Pencetus serangan ini adalah gerakan kepala. 

Vertigo vestibular dibedakan menjadi tipe sentral, gangguan terjadi pada batang otak sampai otak besar. Yang kedua adalah tipe prifer yaitu gangguan yang terletak pada batang otak sampai labirin di telinga bagian dalam. 

Penyebab vertigo vestibular antara lain trauma kepala, infeksi otak, tumor, infeksi sekitar sinus atau lainnya (Flu, pilek, diare) Remote efek (reaksi terhadap infeksi yang menyebabkaan gejala vertigo). Situs Neurogychannel menyebutkan gejala vertigo vestibular prifer adalah pandangan kabur, letih, lesu, sakit kelapala, detak jantung cepat, kehilangan kesimbangan, kehilangan kosentrasi, nyeri pada otot terutama dibagian leher dan punggung, mual, muntah, kemampuan kognitip menurun, serta sensitif terhadap cahaya, dan bunyi. 

Adapun gejala penyakit vertigo sentral antara lain diplopia (padangan ganda), sakit kepala hebat, gangguan kesadaran, koordinasi tubuh menurun, mual, muntah, serta lemas. 

Vertigo Nonvestibular, sensasi yang dirasakan penderita adalah melayang, bergoyang atau sempoyongan. Serangan biasanya terjadi terus-menerus, tetapi tidak ada mual maupun muntah. 

Vertigo akibat gangguan sistem visual biasanya dicetuskan oleh situasi yang ramai, banyak orang, atau benda lalu lalang.
Pada gangguan sistem somatosensorik atau proprio seperti gangguan pada saraf sumsum tulang belakang, misalnya gangguan pada saraf tepi berupa kaki baal atau pundak kaku, impuls gerakan terlambat diterima otak besar. Akibatnya keseimbangan menurun. 

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang sesuai indikasi, selanjutnya melakukan pemeriksaan neurologis pada fungsi vestibular, saraf otak serta fungsi motorik dan sensorik.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar